Kritikan terhadap suatu produk, aku kudu piye?

image

Redcs1.com – Long weekend masbro. Liburan ada rencana touring kemana nih? Sesekali sempetin buat jalan-jalan dong, itung-itung refreshing setelah setahun dipenuhi dengan berbagai macam rutinitas. Kalo RC1 sendiri libur natal ini ada acara bantuin tetangga yang sedang hajatan😀


Kali ini RC1 ingin bahas tentang beberapa tanggapan terhadap salah satu artikel yang bisa masbro buka disini. Dalam artikel tersebut RC1 ingin mengeluarkan unek-unek seputar salah satu fitur sepeda motor. Nah ternyata, banyak sekali tanggapan yang diberikan oleh masbro sekalian, baik di facebook maupun di komentar artikel tersebut. Dan sebagian besar ternyata banyak mengkritik isi dari artikel tersebut. Jadi, sekarang aku kudu piye masbro?

Hmm, no problem. RC1 sendiri tidak memiliki niat buruk dengan mengkritik fitur baru tersebut. Hanya saja, dengan produk yang selalu mengalami refresh setiap beberapa waktu, dengan penambahan atau pengurangan fitur, tentu saja tidak langsung memenuhi ekspetasi konsumen. Nah, dengan kritikan tersebut yang memang hanya berdasarkan pengamatan pribadi, RC1 hanya ingin memberikan sedikit input untuk penyempurnaan fitur tersebut dimasa yang akan datang.

RC1 sendiri tidak mengatakan fitur itu jelek, hanya saja menurut RC1 masih butuh sedikit penyempurnaan, sebagai back up apabila terjadi kesalahan dalam penggunaan sehari-hari. Sehingga bila suatu saat ada produk baru lagi, fitur tersebut sudah lebih baik dari sebelumnya. Jadi sebagai konsumen kita pun akan diberikan yang terbaik oleh perusahaan pembuat produk tersebut.

Contoh sederhana, hampir setiap ada produk baru, dipastikan juga ada fitur baru, atau setidaknya fitur perbaikan dari yang sebelumnya. Perbaikan fitur ini sendiri dibuat berdasarkan input dari berbagai pihak, baik dari media maupun konsumen langsung. Tanpa adanya kritikan, bisa dipastikan suatu produk akan stagnan, itu-itu saja, tanpa kemajuan sama sekali kan masbro?

Bayangkan apabila tidak ada Yamaha V-ixion, mungkin sampai sekarang Honda tidak akan mengeluarkan mesin cb150r yang berbeda dengan mesin gl yang sudah puluhan tahun tidak mengalami perubahan. Bayangkan juga bila tidak ada Honda Beat, tentu Yamaha masih terlena dengan Mionya yang sudah terkenal boros bahan bakar. Semua itu karena adanya kritikan dari konsumen setianya, selain juga faktor persaingan yang mengharuskan pabrikan menghasilkan produk yang sesuai dengan keinginan konsumennya.

Selama kritikan itu bersifat membangun, dan tidak ada unsur black campaign didalamnya, RC1 rasa masih wajar. Justru yang tidak wajar jika sebuah kelemahan suatu produk dijadikan BC secara terang-terangan ketika memasarkan produknya sendiri, seperti yang sekarang banyak terjadi.

Last, RC1 sendiri sangat berterimakasih juga atas masukan dan kritikan yang masbro berikan. Sengaja dibikin artikel tersendiri biar gak repot balas satu persatu. Mungkin kedepannya RC1 akan lebih berhati-hati dalam memberikan kritikan sehingga tidak ada yang merasa tersinggung.

Thanks masbro:-)

tulisan terakhir

Pos ini dipublikasikan di roda dua. Tandai permalink.

22 Balasan ke Kritikan terhadap suatu produk, aku kudu piye?

  1. orong-orong berkata:

    konsumen indonesia butuh kita, kalau tidak ada kita siapa lagi yang akan mengkritik. bloger besar juga gak mungkin mengkritik pasti memberikan sanjungan terus dengan keunggulanya tanpa melihat sisi negatifnya. so, keep bloging bro, ane juga sering kayak gitu
    http://orongorong.com/2014/12/25/honda-juga-menyiapkan-supercharger-untuk-melawan-kawasaki-h2r/

    • samzurry berkata:

      Hahaha
      Seorang newbie pasti akan langsung down😀
      Dikerjaan ane tuh orangnya paling demen ngritik hal2 baru kira2 bikin susah
      Jadi kebawa ke bloggingnya juga😀

    • orong-orong berkata:

      ane juga nubie, nyimak suhu

    • samzurry berkata:

      Maksudnya ane sebagai newbie sering down kalo dapet komentar kya gitu
      Makanya jarang bikin artikel, takut salah nulis, sakitnya tuh disini😦

    • orong-orong berkata:

      jangan sampai kalah sama komengtator, bila dia menang dia akan puas padahal dia gak ada apa-apanya. ane pernah di kasih wejangan sama kang IWB kok, pokoknya maju terus

    • samzurry berkata:

      Kalo di fb banyak banget yg komen kya gitu, diemin aja lah
      Tapi kalo komen langsung di artikelnya, haduuhh
      Berasa baru belajar berjalan langsung di jatuhin

  2. alkirahmatullah berkata:

    Namanya hidup,dimanapun pasti ada pro dan kontra bro. Gausah dimasukin hati kalo ada yang nanggep kaya gitu. Kalo saya sih dibawa enjoy,namanya nulis itu hobby saya ya jd santai aja tanggapan orang gimana😀

    ——————–

    Mampir bro:)

    https://alkirahmatullah.wordpress.com/2014/12/25/hot-news-tvc-vario-150-sudah-muncul-di-lembaga-sensor-film-tanda-tanda-mau-lahiran-kah/

  3. ipanase berkata:

    walah dowooneee
    lah putus?

  4. enoanderson berkata:

    Kalo saya sih mendingan kritik pabrikannya, xxixixixixi😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s